Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sepatu Kesayangan | Perjalanan Tintaku - Puisi-Puisi Hera Erniawati



Sepatu kesayangan

Oleh: Hera Erniwati


seringkali tubuhnya bernoda

ingin menjerit tapi tak bisa

bersuara

seringkali terbakar bara api

menginjak kotoran dan

tertusuk paku


hujan panas menyengat tubuhnya

menjadi teman sejati di setiap harinya

basah kuyup dalam genangan

tak membuatnya menyerah begitu saja


sepatu kesayangan menjadi tameng kakiku yang ceroboh

selalu menemani berjuang

dalam setiap langkah

yang kadang kalah dan lelah 


berapa pun hargamu yang tertera

kau ikhlas dan pasrah berada pada tempat yang paling rendah

dengan setia menemani langkah-langkah manusia

yang berjuang meraih mas depan


Purworejo, 29 Juni 2026

__

Perjalanan Tintaku

Oleh: Hera Erniwati


Akulah Hera, rangkai asa di ujung pena

lewat luka dengan ukir kata-kata

dari sahabat Dewi Lestari aku luapkan rasa

ingin berada pada puncak yang sama

penulis termasyur


aku penggemar Chairil Anwar, Andrea Hirata

hari demi hari lukis jejak penuh makna

dalam lembar gores, tak mudah diterima

renung hari tatap semua pintu langit


penolakan selalu jadi santapan

semua catatan berisi kegagalan

aku marah, kecewa pendam semua cita dalam kamus dunia penuh luka


satu titik, kalimatku dapat 

aku bangkit dengan penuh sengit

dari buku Negeri Lima Menara aku percaya

mantra Man Jadda Wa Jadda itu nyata


Purworejo, 29 Juni 2026


Sumber Ilustrasi:

___

Bionarasi:

Erni Herawati nama pena Hera Erniwati kelahiran Rangkas Bitung 11 September 1983 domisili Purworejo, Jateng. Mulai menyukai puisi sejak SD karena gagal juara baca puisi, tahun ini belajar kembali. Bekerja sebagai guru TKIT swasta. Ia merupakan lulusan kelas puisi online Symprerifora publisher 2026, lulusan kelas puisi Asqa Imagination School (AIS) 2025-2026. IG: @heraerniwati2

Posting Komentar untuk "Sepatu Kesayangan | Perjalanan Tintaku - Puisi-Puisi Hera Erniawati"