Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KOPDAR COMPETER Malang (CM) - Minggu, 10 Mei 2026


Community Pena Terbang (COMPETER) Malang adalah cabang dari COMPETER Indonesia, yang berdiri sejak tanggal 7 November 2022. Dalam perjalanannya, COMPETER Malang (CM) berusaha terus exist mendampingi para pecinta puisi di wilayah Malang Raya. Salah satu kegiatan yang telah beberapa kali dihelat adalah "Kopdar CM". Kegiatan ini jadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi semangat menulis, berbagi ilmu, dan berbagi karya, especially berpuisi.

Pada bulan Mei 2026 ini, tepatnya tanggal 10 Mei, pengurus CM kembali bikin acara ketemuan. Meski belum bisa mempertemukan keseluruhan member CM, setidaknya acara Kopdar ini bisa menyulut api semangat menulis agar tetap nyala dan menghasilkan karya.

Kopdar CM yang biasanya diadakan di luar, untuk bertadabur alam atau untuk nguri-uri budaya, kali ini diadakan di salah satu rumah member. Biar makin terasa persaudaraanya, gitu loh, karena dengan berkunjung, tentunya jadi lebih kenal dengan keluarga member CM. Kediaman Kak Dian R di Jln Tumbal Negara no. 33, Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, jadi saksi sederet agenda di hari Minggu siang itu.

Setelah Kak Riami, sebagai ketua CM, memberikan sambutan, berlanjut dengan bincang-bincang tentang puisi dan cerpen, pembacaan puisi dan cerpen karya member, juga saling berbagi buku karya member. Dilanjutkan menikmati teh hangat, camilan, dan makan siang, eh, makan sore ding, hehehe.

Para pengurus CM masih punya PR, loh, yaitu menghidupkan grup WA, IG CM, dan terus menyemangati agar member CM punya buku solo. Semoga kelak CM tetap bisa jadi rumah bagi pecinta puisi yang rindu ilmu. Semoga ada regenerasi di tubuh CM, yang menjadikan CM bertumbuh dan berkembang



Berikut resume materi Kopdar COMPETER Malang:

📝Pembukaan dari Ketua CM, Kak Riami. 

- Ungkapan rasa syukur tak terhingga karena bisa berkumpul lagi. 

- Harapan agar ada regenerasi di CM, yang bisa menyalakan lilin semangat menulis. 


📝Sambutan dari pioneer CM, Kak Jamil. 

- Ungkapan rasa syukur bisa membersamai sahabat sayap CM di tengah berbagai kesibukan. 

- Keinginan tetap menulis meski banyak tugas yang menyita waktu. 

- Harapan agar teman-teman yang lain istiqomah menulis. 


📝Sharing tentang Teknik Menulis Puisi

(Kak Galuh) 

Teknik Menulis puisi

1. Teknik Menulis Bebas

Cara berlatih: Tulis 10 kata bebas. Buat 10 kalimat menggunakan masing-masing kata tersebut. Susun kalimat menjadi puisi. 


2. Teknik Gabung Kata

Cara berlatih: baca 2 artikel. Ambil 10 kata menarik dari masing-masing artikel. Gabungkan kata-kata tersebut menjadi puisi


📝Sharing tentang 5 Musuh Puisi (ala Agus R Sarjono)

(Kak Riami) 

Membaca 5 musuh puisi ala Agus R Sarjono membuka cakrawala kreatifitas. Apa saja sih 5 musuh puisi itu? Sebuah laman digital yang aku buka 


Senandung Pena: Lima Musuh Puisi https://share.google/pzckJiXtu2wstcnW2


Lima musuh puisi diungkap

1. Klise atau terlalu dangkal. 

2. umum itu membosankan. Dengan kalimat ini saya jadi berpikir secara umum misal  ibu itu ya mengandung, melahirkan, menyusui. La coba bayangkan kalau sejak nenek moyang kita baca kalimat semacam itu jelas bosan. Ini pemikiran saya ketika membaca musuh yang pertama. Jadi harus dikhususkan. Seperti itu pemikiranku ketika membaca ini. 

3. Musuh ketiga terlalu vulgar dalam ajakan. Seperti iklan. Terlalu menggurui. Ini agak berat dibanding yang untuk proses kreatif. Maka saya mesti kernyitkan dahi untuk membuat personifikasi dan metafora yang segar. 

4. Penggunaan kata, frasa, metafora yang sudah terlalu sering digunakan penyair pendahukunya. 

5. Terakhir terlalu menggurui hingga seperti khutbah. 


Jujur saya belum menemukan rujukan untuk solusi ini. Hanya setelah membaca ini saya sering berfikir bagaimana mengucap rindu tanpa kata rindu. Dan puisi bukan umpatan. 


Misal saya coba, mengungkap cinta tanpa kata cinta dengan latihan.


Contoh satu bait saja ya hehe


Inskripsi

Oleh: Riami


Kau memang arkeolog perasaan yang ulung

Sabar menggali situs rindu 

Yang sudah puluhan tahun tertimbun waktu


Atau aku jika membuat puisi sungkeman lebaran misal seperti ini


Lebaran di Telapak Kaki Ibu

Oleh: Riami


Takbir menggema, kaki ibu sunyi

Nadi berdenyut di ujung jari

Kian lenggang jalan menuju tumit


Dulu telapakmu adalah penjelajah, di musim ikhtiar

Hingga menguat urat kasih sayang


Kini, rambut di kaki menjadi jembatan dalam mengabdi

Kadang susah sekali kulewati


Aku tergelincir dalam kelemahanmu yang bertambah

Lalu mencipta jarak kunjungan


Bukit Nuris, 23 Maret 2026


📝Sharing tentang Heksagraf (Kak Riami) 

- Pembacaan cerpen heksagraf dari buku Pukul 00.00 - Solo Heksagraf, karya Riami.

- Pembacaan cerpen dengan imajinasi/surealis, dari buku Pukul 00.00 - Solo Heksagraf.

Kak Riami menyampaikan struktur heksagraf yang dicetuskan oleh Jisa Afta yaitu:

HeksaGraf

- Struktur enam paragraf

- Maksimal 555 kata

- Tiap paragraf maksimal 1 dialog atau tanpa dialog

P1 - Pembukaan 

P2 - Konflik 

P3 - Penyelesaian / Penutup

P4 - Kondisi Tokoh Saat pasca Ending 

P5 - Plot Twist (menghasilkan penyangkalan Resolution di paragraf 3)

P6 - Klimaks - Konklusi final atau Ending yang Menggantung (tanpa resolusi).


_ Membacakan salah satu karya heksagraf yang lolos uji heksagraf yang berjudul "VROG”


Ya begitulah caraku belajar. Jelas belum sempurna setidaknya bukan itu-itu saja. 


Salam literasi

Riami



📝Sharing tentang Puisi Narasi (Dian) 

- Pembacaan puisi yang lolos Temu Karya Serumpun 2025.

- Salah satu alternatif jenis puisi adalah puisi narasi. 

- Menggunakan tokoh dalam puisi. 

- Terdapat latar dan alur. 

- Terdapat dialog/percakapan/kalimat langsung dari satu atau lebih tokoh. 

- Puisi bisa dibaca seperti membawakan adegan monolog. 

- Catatan: Penulisan dialog dalam puisi bisa tanpa atau dengan menggunakan tanda baca petik. Penulisan dialog bisa diketikkan menjorok ke dalam. Penulisan dialog tidak diketik miring/italic. 


📝Sharing tentang Heksagraf  (Kak Lestari) 

- Pembacaan cerpen heksagraf dari buku Destiny – Solo Heksagraf, karya Tari Pearl.

- Ending sebuah cerpen enam paragraf (heksagraf) harus menggantung. Artinya tidak pasti, ada beberapa kemungkinan yg terjadi pada ending: apakah masih hidup? Atau sudah mati. Jadi menyisakan tanya di hati pembaca.  Menulis Heksagraf bisa menjadi latihan dasar untuk menulis novel dengan twist yang nendang😁


📝Sharing tentang Pengalaman Mendapatkan Mentoring Menulis Puisi (Kak Novita) 

- Mentoring puisi yang membangun: ketika mentor mereview puisi dengan teliti dan lengkap, baik tentang kekurangan dan kelebihan puisi. 

- Cara menjaga mood menulis, salah satunya dengan ikut kelas menulis atau ikut event menulis. 

- Yuk, ikut AIS 💕🔥


📝Diskusi tentang LCP. 


📝Diskusi tentang tema puisi Kemanusiaan (puisi PPN). 


Nah, seru kan, kopdar dan bincang-bincang kita. 

Semoga next kopdar lebih banyak yang ikut, yaaa. 


Mohon maaf jika notulanya kurang lengkap. Boleh dong, ditambahin lagi. 

😊🙏


Puji syukur pada Tuhan Yang Maha Pengasih. 

See you in the next "Kopdar CM".

Salam Tinta Se-Jiwa 

🙏🥰



"Belajarlah kalian semua atas ilmu yang kalian inginkan, maka demi Allah tidak akan memberikan pahala sebab mengumpulkan ilmu sehingga kamu mengamalkannya" (HR. Abu Hasan bin al-Ahjan dari Anas RA).

Posting Komentar untuk "KOPDAR COMPETER Malang (CM) - Minggu, 10 Mei 2026"